Rabu, 13 April 2016

MEMBANGUN KOMUNIKASI PRODUKTIF ↑ ↑ ↑

Bismillaahirrahmaaniirahiim ☺

Oleh Ibu Septi Peni Wulandani


Komunikasi merupakan salah satu kunci kesuksesan dalam membangun rumah tangga. Baik antara pasangan suami istri maupun antara orangtua dan anak. Kunci dari komunikasi adalah pesan yang disampaikan diterima dengan benar oleh pihak yang kita ajak berbicara.

Komunikasi adalah proses penyampaian pesan. Komunikasi dikatakan produktif jika pesan telah tersampaikan dan diterima dengan baik. Mengapa kemudian komunikasi produktif ini menjadi penting? Karena komunikasi ini yang nantinya menjadi salah satu pilar untuk menjalin ikatan yang kuat dalam mewujudkan visi dan misi keluarga.

Saat melakukan komunikasi, ada beberapa MENTAL WARRIOR yang harus diwaspadai, yaitu :
↓↑Mr. Ah Bad : selalu melihat segala sesuatu dari sisi keburukan  
↓↑Mr. Cold Water : selalu cuek dengan sekitarnya
↓↑Mr. Lose Lose : selalu serba kalah (mudah menyerah)
Ketiga unsur ini harus dikendalikan dalam diri kita, dengan cara pintar-pintar berkomunikasi dengan diri kita sendiri. Oleh karena itu ▶ 

A HOME TEAM ♥


Bismillaahirrahmaanirrahim☺



Kita mulai dengan melihat beda antara ‘kerumunan’ dan 'team’.
Saat jalan-jalan pagi dan melewati sebuah pasar kaget, apa yang Bunda dapati? Sekumpulan orang, ada yang heboh menawarkan barang, sebagian sibuk menawar barang, yang lain hanya lihat-lihat saja, ada pula yang jalan kesana-kesini, bahkan ada pula yang bengong. Setiap orang sibuk dengan kegiatannya sendiri, mengejar tujuannya sendiri yang tak selalu ada kaitan dengan yang lain, interaksi seperlunya sebatas kebutuhan jikapun ada, berada di tempat yang sama namun tak saling sapa satu dengan lainnya, asing dan tak peduli kecuali ada maunya. Inilah KERUMUNAN.

Kamis, 07 April 2016

How To Be A Professional Mother ♥

Bismillaahirrahmaanirrahiim...

"Anakmu bukan milikmu,ia adalah milik jamannya, boleh kau berikan rumah untuk raganya tapi tidak untuk jiwanya, karena jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan, yang tiada dapat kau kunjungi walaupun dalam impian……"(Kahlil Gibran-Anak)

Minggu, 03 April 2016

Tips Menata Barang Di Rumah

Bismillaahirrahmanirrahiim...



Terkadang rumah terasa tidak nyaman dengan barang2 yang entah masih harus disimpan atau dibuang. Niat menata rumah menjadi batal karena bingung melihat barang-barang yang begitu banyaknya sehingga sulit untuk merapikannya. Kebanyakan ibu masih suka menyimpan barang yang mungkin sudah tidak diperlukan lagi dengan dalih siapa tau nanti akan terpakai.

Bagaimana cara memilah barang yang masih bisa disimpan atau dikeluarkan Bagaimana mengelola atau menata barang-barang di rumah.